Kamis, 25 Januari 2018

Posted by Aldy Forester | File under : , ,
Assalamu alaikum sahabat blogger. Semoga sehat walafiat.
Pernah mendengar ungkapan ini? "Saya tidak dapat merubah arah angin, tapi saya bisa menyesuaikan arah pelayaran saya untuk menggapai tujuan saya"

Sahabat..
Pernahkah anda mengamati perahu layar yang berlayar di laut?
Tahukah Anda bahwa perahu layar dapat berlayar melawan angin?
Mana yang lebih menentukan arah perahu layar tersebut, arah angin atau arah layar? Tentu saja arah layar. Buktinya, ada angin kencang bertiup dari arah selatan, tetapi tetap saja perahu tersebut bisa bergerak ke arah barat atau timur. Bahkan, pelaut yang berpengalaman bisa berlayar ke arah yang bertentangan dengan arah angin itu. Pelaut tersebut memang tidak bisa mengubah arah angin, tapi dia bisa mengubah arah layarnya menuju tempat yang dikehendakinya.

Jika angin mendorong perahu layar ke arah ia ingin berlayar, itu bagus.
Tapi bagaimana jika angin bertiup ke arah berlawanan?
Saya mempelajari bahwa perahu layar, dengan suatu siasat yang disebut “tacking”,
dapat menyesuaikan layarnya dan bergerak dengan zigzag, bergerak ke arah angin.

Anda adalah perahu layar. Keadaan yang terjadi di sekeliling Anda adalah angin. Dan perkataan dan keputusan Anda adalah layar Anda.

Anda tidak dapat mengendalikan angin.
Hal yang sama,Anda juga tidak dapat mengendalikan keadaan Anda.
Anda tidak dapat mengendalikan ekonomi.
Anda tidak dapat mengendalikan atasan Anda.
Anda tidak dapat mengendalikan suami Anda.
Anda tidak dapat mengendalikan apa yang dipikirkan orang lain.
Dan Anda tidak dapat mengendalikan ibu mertua Anda.
Tapi inilah yang dapat Anda kendalikan:
Anda dapat mengendalikan perkataan dan apapun keputusan Anda.

Dan sama halnya menyesuaikan layar dari perahu layar, dengan kekuatan Personal Power Anda, Anda masih dapat bergerak melawan angin. Itu Bila anda tahu Ilmunya.... :)

Gambaran tersebut di atas sangat mirip dengan kehidupan kita. Yang menentukan tercapai tidaknya tujuan kita, bukanlah arah angin yaitu situasi dan kondisi yang terjadi di sekeliling kita. Yang menentukan adalah arah layar yaitu keputusan kita dalam situasi dan kondisi tersebut.

Kadangkala kita dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang sama sekali bertentangan dengan tujuan yang hendak kita capai. Masalah, pergumulan, tekanan hidup, dan situasi di sekeliling kita mencoba menjauhkan kita dari tujuan yang kita apai. Namun ingatlah, bahwa hidup ini adalah pilihan. Kita bisa saja dipengaruhi oleh situasi dan keadaan, tapi kita juga bisa mempengaruhi situasi dan keadaan tersebut. Ingatlah bahwa arah layar yang menentukan, bukan arah angin.

Kita memang tidak bisa mengubah arah angin. Dengan kata lain, kita tidak bisa mengubah situasi dan kondisi yang terjadi dalam hidup kita. Kita tidak bisa menolak datangnya masalah. Meski demikian, kita bisa mengubah arah layar. Kita bisa mengubah masalah menjadi berkat. Apa yang dialami oleh Nabi Yusuf AS sepertinya bertentangan dengan mimpi atau tujuan yang diharapkannya. Arah angin mencoba menjauhkan Yusuf dari mimpinya. Bukannya menjadi raja, tapi Yusuf justru dijual sebagai budak, difitnah dan dipenjara. Meski demikian, Yusuf meresponi semua hal yang terjadi tersebut dengan positif. Dia tidak menyerah kalah, sebaliknya dia terus mengarahkan layar menuju kepada mimpi yang Tuhan janjikan, hingga pada akhirnya tujuan Yusuf tercapai, yaitu menjadi raja muda di Mesir.

Kemana arah angin tidaklah terlalu penting. Yang penting adalah bagaimana kita mengarahkan layar kita.

 Setiap pribadi diibaratkan seperti perahu. Perahu adalah suatu media yang digunakan untuk berlayar, kokoh karena dapat menahan beban, terbuat dari bahan kayu terbaik dan layar yang dapat menaklukkan angin yang sangat angkuh dan tidak bersahabat. Ingatlah kegunaan perahu untuk berlayar, kalau tidak berlayar bukan perahu namanya. Menaklukkan besarnya ombak, menentang angin dan mengarungi samudra denagn satu tujuan yaitu menuju pulau impian.

Apa gunanya perahu kalau hanya bertengger di dermaga sebagai penghias saja. Dermaga itu hanya masa lalu dan masa depan ada di pulau impian yang menjadi incaran setiap perahu yang sedang berlayar. Lepaskanlah tali pembalat itu, berlayarlah! Tali itu hanyalah penyesalan dan ketakutan yang masih bersembunyi dibalik dirimu. Jangan biarkan dermaga menjadi penghalang ke pulau impian, dialah masa lalu yang merenggut masa depanmu. Lepaskan dirimu dari penyesalan dan ketakutan, berlayarlah!

Yang memisahkan perahu dan pulau impian adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan kita dari keberhasialan adalah masalah yang menantang, disitulah letaknya kesejatian. Hakikat perahu adalah berlayar menaklukkan gelombang dan badai. Hakikat kita adalah berkarya menemukan kebahagiaan.

Link : Naqsdna

  ================================================

ANDA BELUM JOIN PAYTREN?
Silahkan Klik Banner Berikut

http://bit.ly/PayTren_Join
 

 

Rabu, 27 Desember 2017

Posted by Aldy Forester | File under : , ,

Banyak ulama banyak juga jenis ulama. Ada ulama lurus ada yang bengkok. Ada ulama yang benar benar alim dan baik ada pula ulama yang jahat.
Perlu kecerdasan dan kehati-hatian ekstra untuk memilih ulama yang akan kita ikuti fatwanya dan teladannya.

Kebenaran di Zaman Fitnah
Imam Syafi’i (Rohimahullah) pernah ditanya oleh salah satu muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah?.

Jawab beliau,
” Perhatikanlah panah-panah musuh (ditujukan kepada siapa) maka akan menunjukimu siapa pengikut kebenaran”…
Jadi pilihlah dan ikutilah ulama dengan ciri berikut agar selamat di jaman penuh fitnah ini:
Ulama yang paling dibenci dan tidak disukai orang kafir
Ulama yang paling tidak disukai orang munafik
Ulama yang keras terhadap orang kafir yang mengganggu
Ulama yang lemah lembut terhadap orang Islam
Ulama yang selaras antara ucapan dan perbuatan
Ulama yang tidak peduli dengan caci maki orang kafir sejauh ia menyuarakan kebenaran
Ulama yang jika kita memandangnya dan mendengar petuahnya semakin membuat hati kita semangat untuk lebih rajin beribadah
Semoga kita diselamatkan dari fitnah dunia dan fitnah dajjal yang sepertinya semakin dekat kemunculannya.
Link : Era Muslim


Jangan lupa ya Join PayTren
http://bit.ly/PayTren_Join

Jumat, 21 Juli 2017

Posted by Aldy Forester |

Selasa, 11 Juli 2017

Posted by Aldy Forester | File under : ,

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim.
Banyak keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada salah makhluk ciptaan-Nya yaitu seorang wanita. Melalui artikel singkat ini, semoga dapat memberi pemahaman bahwa teryata begitu banyak keutamaan yang dimiliki seorang wanita.
Point-point dari artikel ini terdapat di dalam kitab Kanzul 'Ummal, Misykah, Riadlush Shalihin, Uqudilijjain, Bhahishti Zewar, Al-Hijab, dan lain-lain, checking satu persatu belum dibuat. Mudah-mudahan dapat diambil ibrah darinya ...
Keutamaan-keutamaan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Doa wanita lebih maqbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki-laki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."
  2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 orang laki-laki yang tidak soleh.
  3. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 orang wali.
  4. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 laki-laki soleh.
  5. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya diibaratkan seperti orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
  6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan terhadap anak laki-laki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS
  7. Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali haidhnya merupakan kifarah (tebusan) untuk dosa-dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari pertama haidhnya membaca "Alhamdulillahi'alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah". Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kepada Allah dari segala dosa."; maka Allah menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari seksa, bahkan AllahTa'ala mengangkat derajatnya, seperti derajatnya 40 orang yang mati syahid, apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya.
  8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW.) di dalam syurga.
  9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah syurga.
  10. Dari 'Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka."
  11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
  12. Apabila memanggil kedua ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
  13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
  14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan meredhainya. (serta menjaga sembahyang dan puasanya)
  15. 'Aisyah r.ha. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW. siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ?" Jawab baginda, "Suaminya". "Siapa pula berhak terhadap laki-laki ?" Jawab Rasulullah SAW. "Ibunya".
  16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan), memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki.
  17. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (10,000 tahun).
  18. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
  19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil (setelah menikah) adalah lebih baik dari 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
  20. Wanita yang hamil (setelah menikah lo ya) akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
  21. Wanita yang hamil (setelah menikah ni ) akan dapat pahala beribadah pada malam hari.
  22. Seorang wanita yang mengalami sakit saat melahirkan, maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang berjihad dijalan Allah SWT
  23. Wanita yang melahirkan akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan tiap rasa sakit dan pada satu uratnya Allah memberikan satu pahala haji.
  24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  25. Wanita yang meninggal dalam masa 40 hari sesudah melahirkan akan dianggap syahid.
  26. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
  27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan memberikan kabar gembira bahwa syurga adalah balasannya.
  28. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
  29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyaman karena menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
  30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
  31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari matahari akan memohonkan ampun untuknya, dan Allah mengangkatkannya seribu darjat.
  32. Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seribu orang laki-laki yang tidak soleh, dan seorang wanita yang melayani suaminya selama seminggu, maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan dibukakan baginya delapan pintu syurga, yang dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.
  33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga pulang, disapukan mukanya, dihamparkan duduknya atau menyediakan makan minumnya atau memandang ia pada suaminya atau memegang tangannya, memperelokkan hidangan padanya, memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya karena mencari keridhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimat ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap pandangannya pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat kelak, Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita mukmin semuanya atas kurniaan rahmat itu. Tiada seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan Nabi-nabi.
  34. Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya.
  35. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suaminya melihat isterinya dengan kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh rahmat.
  36. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
  37. Wanita yang melayani dengan baik kepada suami yang pulang ke rumah dalam keadaan letih akan medapat pahala jihad.
  38. Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 emas dan jika wanita memijat suami bila disuruh akan mendapat pahala perak.
  39. Dari Hadrat Muaz ra.: Wanita yang berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api,maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
  40. Thabit Al Banani berkata : Seorang wanita dari Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia menghidangkan makanan dihadapan suaminya, dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada keesokkannya matanyayang buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan pada perempuan itu karena memuliakan dan menghormati suaminya).
  41. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah SAW. keluar mengiringi jenazah. Beliau menemukan beberapa orang wanita dalam majelis itu. Rasulullah SAW lalu bertanya, "Apakah kamu menyolatkan jenazah ?" Jawab mereka,"Tidak". Sabda Rasulullah SAW "Sebaiknya kalian semua tidak usah ikur berziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami niscaya pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang laki-laki”.
  42. Wanita yang memerah susu binatang dengan "Bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
  43. Wanita yang membuat adonan tepung gandum dengan "Bismillah" , Allah akan berkahkan rezekinya.
  44. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.
  45. "Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan mejadikan 7 parit diantara dirinya dengan api neraka, jarak diantara parit itu ialah sejauh langit dan bumi."
  46. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat."
  47. "Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menenun kain, Allah telah menentukan satu tempat khusus untuknya di atas tahta di hari akhirat."
  48. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan memberikan pahala sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian."
  49. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya,menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan memandikan anaknya, Allah akan memberikan pahala kebaikan sebanyak helai rambut mereka dan menghapus sebanyak itu pula dosa-dosanya dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya."
  50. Sabda Nabi SAW: "Ya Fatimah barang mana wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong kumis (misai) dan mengerat kukunya, Allah akan memberinya minum dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman- taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shirat."
  51. Jika suami mengajarkan isterinya satu hal akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
  52. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal dari suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat dari yakut.
  53. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat,tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.
  54. Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.
  55. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkahwinannya,cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).

Subhanaallah, kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini:
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki 
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya ...
  3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki ...
  4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang dari lelaki ...
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak ...
  6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak harus selalu taat pada isterinya ...
  7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri ...
  8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki, makanya Kaum Feminisme nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ..??
  • Benda yg mahal harganya tentu akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan ..? Itulah bandingannya dengan seorang wanita Islam.
  • Wanita perlu taat kepada suami, tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita..?
  • Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.
  • Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk,malaikat. Matinya jika karena melahirkan adalah syahid.
  • Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabk an terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung boleh 4 org lelaki ini: Suaminya,ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
  • Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dgn 4 syarat saja: Shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.
  • Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata. 

Masya ALLAH .... demikian sayangnya ALLAH pada wanita .. kan? 
Wallahu’alam bishshawab


Link : Siraman Qolbuku

Sabtu, 03 September 2016

Posted by Aldy Forester | File under :

Kadang, kamu yang terbiasa bersama teman-teman di kampus akan merasa sedikit kesepian saat memasuki dunia kerja. Hal ini sangat wajar. Kamu sekarang menghadapi orang-orang yang baru, suasana baru, dan bahkan pola hidup yang baru. Semuanya terasa asing. 
Teman-teman yang tadinya berada di sisimu, kamu kini sendirian. Makan siang sendirian, pergi ke kantor sendirian. Meskipun kamu merasa aneh, sebenarnya kamu memang membutuhkan waktu sendirian ini sejak lama. Me time, memang kadang kamu butuhkan. Karena itu, jangan merasa kesepian dan bersedih. Me time ternyata bisa mendatangkan banyak kebaikan. 

1. Kamu perlu membenamkan dirimu dalam pikiran. Bukan hanya berkhayal, tapi kamu perlu memikirkan apa saja yang harus kamu capai di masa depan. Ketika kamu sendirian, kamu akan merasa lebih dekat dengan dirimu sendiri. Di situlah akan terjadi percakapan intim antara kamu dan pikiran. 

2. Bukannya kehadiran teman tak penting, tapi kamu memiliki banyak hal yang harus segera diselesaikan. Bersosialisasi memang penting. Tapi jangan juga terlalu lama nongkrong bersama teman-teman. Ada pelajaran yang harus kamu pelajari. Ada tugas yang harus kamu selesaikan. 

3. Tanpa bantuan orang lain pun, sebenarnya kamu bisa. Memang, saat kamu pergi ke kampus dan menghabiskan waktu bersama teman-teman di sana akan lebih asyik. Tapi, kalau sendirian pun kamu masih tetap bisa pergi ke kampus. 

4. Perempuan yang mandiri adalah perempuan yang tangguh. Sudah bukan saatnya lagi pergi dan pulang kampus harus diantar-jemput oleh pacar atau teman, bahkan orangtua. Kamu bisa menggunakan kakimu untuk berjalan. Pergi sendiri justru lebih fleksibel dan tidak repot. 

5. Kamu pasti punya hobi yang ingin kamu salurkan. Gunakanlah waktumu meskipun sebentar untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai sendirian. Misalnya hunting foto, olahraga, baca buku, menggambar, melukis dan lainnya. 

6. Jangan takut persahabatanmu akan retak lantaran kamu membutuhkan waktu buat sendirian sejenak. Persahabatan yang sehat dan kokoh ketika kamu memiliki ruang di antara kalian. Tanpa ruang, kamu dan teman-teman bahkan tak bisa saling mengobrol dan menyentuh, bahkan merengkuh. 

7. Setiap orang pasti punya kesibukannya masing-masing. Mungkin kamu kadang merasa semua temanmu sibuk dan tak ada lagi waktu buatmu. No offense, mereka pada kenyataannya memang sibuk. Kenapa kamu juga tidak menyibukkan diri sendiri dengan pekerjaan atau hal lain? Pertemanan tak akan menjadi rapuh kalau kamu dan sahabat saling paham satu sama lain. 

8. Meluangkan waktu buat diri sendiri itu perlu. Ketika kamu bersama orang lain, kemungkinan besar kamu tak bisa memerhatikan dirimu sendiri. Kamu fokus dengan pembicaraanmu dengan orang lain. Kamu fokus dengan apa yang ada di sekitarmu. Sementara, ketika kamu sendirian, kamu bakal sadar kalau banyak sekali hal-hal tentang dirimu yang kurang kamu perhatikan. Misalnya kesehatan dan urusan pribadi lainnya. 

9. Ketika kamu sendirian, kamu akan merasa lebih bebas. Biasanya, ketika kamu bersama orang lain, kamu akan menggantungkan banyak hal pada diri orang lain. Contoh kecilnya saja, ketika kamu ingin pergi beramai-ramai ke kampus, kamu harus menunggu temanmu yang lain meskipun jam sudah mepet. 

10. Kamu perlu waktu untuk introspeksi diri. Ketika kamu sendirian, kamu bakal bisa berpikir lebih banyak apa saja yang harus kamu perbaiki pada dirimu sendiri. Kamu bakal bisa mereview segala kekurangan dan kesalahanmu di waktu yang lalu. Bukan berarti meratapi nasib, tapi lebih kepada mencari solusi dan cara untuk memperbaiki diri. 

Link : Bintang.com